Cara Penulisan Catatan Kaki Pada Skripsi

Cara Penulisan Catatan Kaki Pada Skripsi. Catatan kaki adalah keterangan-keterangan atau teks karangan yang ditempatkan pada kaki halaman karangan yang bersangkutan. Catatan kaki terdiri dari dua bagian, yaitu pertama, angka penunjukkan yang ditempatkan agak ke atas setengah spasi (upper case), dan kedua, isi dari catatan kaki.

Catatan kaki terdiri dari tiga macam, yakni, catatan penunjukan sumber (referensi), catatan penjelas, dan catatan gabungan sumber dan penjelas. 

Catatan penunjukan sumber dibuat jika: Menggunakan kutipan langsung atau tidak langsung. Menjelaskan dengan kata-kata sendiri apa yang telah dibaca. Meminjam sebuah tabel, peta atau diagram dari suatu sumber. Menyusun sebuah diagram berdasarkan data-data yang diperoleh dari suatu sumber atau beberapa sumber. Menyajikan sebuah data pendukung khusus yang tidak dianggap sebagai pengetahuan umum. Menunjuk kembali pada bagian lain dari karangan itu. 

Catatan penjelas, yaitu catatan kaki yang dibuat dengan tujuan untuk membatasi suatu pengertian atau menerangkan dan memberi komentar terhadap suatu pernyataan atau pendapat yang dimuat dalam teks. 

Catatan gabungan sumber dan penjelas, adalah gabungan dari kedua macam catatan, yaitu pertama menunjuk sumber dimana dapat diperoleh bahan-bahan dalam teks, kedua memberi komentar atau penjelasan seperlunya tentang pendapat atau pernyataan yang dikutip, atau keterangan-keterangan tambahan yang ada hubungan dengan sumber itu. 

Kriteria Cara Penulisan Catatan Kaki Pada Skripsi
  1. Nama pengarang ditulis dengan urutan sebagai berikut: nama kecil, nama keluarga, jika ada. Pada penunjukan yang kedua dan selanjutnya cukup dipergunakan nama kecil. 
  2. Bila terdapat satu sampai tiga pengarang, maka semua nama pengarang dicantumkan. Jika lebih dari tiga, maka cukup nama pengarang pertama yang dicantumkan, sedangkan nama-nama lainnya diganti dengan singkatan et.al. (et alii = dan lain-lain). 
  3. Penunjukan kepada sebuah kumpulan karangan (bunga rampai atau antologi) ditambahkan dengan penulisan nama editor yang diikuti dengan singkatan ed. Singkatan dapat diletakkan dalam tanda kurung atau dipisahkan dengan tanda koma. 
  4. Jika tidak ada nama pengarang atau editor, maka catatan kaki dimulai dengan judul buku atau judul artikel. judul artikel ditempatkan dalam tanda kutip.Judul buku, judul majalah, harian atau ensiklopedi, dicetak miring. 
  5. Sesudah catatan kaki pertama, maka pada penyebutan kedua dan seterusnya atas sumber yang sama, judul buku dan sebagainya, tidak perlu disebut lagi dan digantikan dengan singkatan: Ibid, Op. Cit. atau Loc. Cit. 
  6. Data publikasi bagi sebuah majalah tidak perlu memuat nama tempat dan penerbit, tetapi harus mencantumkan nomor jilid dan nomor halaman, tanggal, bulan dan tahun. 
  7. Data publikasi bagi artikel dalam suatu harian, ditulis dengan urutan sebagai berikut: nama harian (dicetak miring), bulan, hari, tanggal, tahun dan nomor halaman. Penulisan tanggal tidak boleh ditempatkan dalam tanda kurung. Penulisan halaman digunakan dengan singkatan “h”. 
  8. Jika sebuah buku terdiri dari beberapa jilid, maka harus dicantumkan nomor jilid dan nomor halaman. Nomor jilid dipergunakan angka romawi. Jenis huruf yang digunakan dalam catatan kaki adalah Arial dengan ukuran huruf 10. Penulisan baris pertama, diberi jarak 6 ketuk (karakter) dari marjin kiri, sedangkan baris kedua dan seterusnya dimulai dari marjin kiri.

Contoh Penulisan Catatan Kaki Yang Diambil Dari Buku

Contoh Penulisan Catatan Kaki Yang Diambil Dari Buku
Gambar Penulisan Catatan Kaki Yang Diambil Dari Buku

Contoh Penulisan Catatan Kaki Yang Diambil Dari Artikel Majalah atau Harian, Naskah Ilmiah, Peraturan Perundang-undangan dan Konvensi Internasional, Wawancara atau Surat , Internet, 

Contoh Penulisan Catatan Kaki Yang Diambil Dari Artikel Majalah atau Harian
Gambar Catatan Kaki Yang Diambil Dari Artikel Majalah

Contoh Penulisan Catatan Kaki Yang Diambil Dari Catatan Penjelas 
  1. Tanpa penunjuk sumber referensi tertentu. Catatan kaki dapat pula dimaksudkan untuk memberi komentar atau menjelaskan yang diuraikan dalam naskah skripsi.
  2. Dengan menunjuk sumber referensi tertentu. Catatan berikut adalah catatan kaki dengan menunjuk kepada sumber tertentu ditambah penjelasan atau komentar-komentar.
Contoh Penulisan Catatan Kaki Yang Diambil Dari Catatan Penjelas
Gambar Catatan Kaki Yang Diambil Dari Catatan Penjelas

Semoga Penjelasan tentang Cara Penulisan Catatan Kaki Pada Skripsi. Dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran yang bermanfaat. Terima kasih.

4 Responses to "Cara Penulisan Catatan Kaki Pada Skripsi"