Mengenal Component Palette pada Program Delphi

Component palette Berisi sekumpulan ikon yang melambangkan komponen-komponen yang terdapat pada VCL (Visual Component Library). Pada component palette terdapat beberapa page control seperti standard, additional, Win32, System, Data Access, dan lain-lain .

Komponen ini merupakan sebuah procedure/program yang sudah di kompile dan langsung dapat digunakan, sesuai dengan fungsinya masing-masing. 
Untuk menggunakan komponen ini kita dapat meng-klik komponen yang diinginkan, kemudian kita klik di form, maka komponen tersebut akan muncul di form.

Kegunaan beberapa Component Palette:

  1. Pointer, komponen khusus dan terdapat di setiap tab dalam component palette. Komponen pointer adalah komponen select yang digunakan untuk memilih komponen-komponen dalam form designer.
  2. Frames, Sebuah kontainer yang digunakan untuk menampung komponen. Frame dapat diletakkan dalam form atau frame-frame  yang lain.
  3. Main menu, komponen yang digunakan untuk membuat menubar dan menu drop down, bersifat invisible.
  4. PopupMenu, Popup Menu berfungsi sebagai perintah yagn aktif bila kita meng-klik kanan mouse, Untuk mengaktifkannya kita harus mengaktifkan popup menu pada komponen yang dinginkan, caranya : ubah pada object inspector. 
  5. Label , Digunakan untuk menambah teks di dalam form.
  6. Edit, Edit berfungsi sebagai masukan data (input) dalam bentuk string, dari bentuk string ini kita dapat mengolahnya menjadi bentuk integer atau bentuk lainnya. Yang kemudian dapat digunakan untuk operasi selanjutnya.
  7. Memo, Dipakai untuk memasukkan atau menampilkan beberapa baris teks di dalam form.
  8. Button/ Bitbtn, Biasa digunakan sebagai tombol kendali. Perbedaan antara bitbtn dengan btn : pada bitbtn kita dapat menyisipkan warna pada tombol dan icon tertentu, lain halnya bila kita menggunakan button.
  9. ComboBox, Combo Box berfungsi sebagai petunjuk untuk pemilihan berbagai masukan, di mana hanya ada satu pilihan yang dapat dipilih.
  10. CheckBox, Digunakan untuk memilih atau membatalkan suatu pilihan, yaitu dengan cara mengklik komponen. 
  11. RadioButton, Prinsip kerjanya hampir sama dengan check box, cuma tampilannya saja yang berbeda.
  12. Listbox, digunakan untuk membuat sebuah daftar option, di mana hanya ada satu option yang dapat dipilih.
  13. Scrollbar, mempunyai fungsi sama seperti batang penggulung yang terdapat dalam program-program berbasis windows pada umumnya.
  14. Groupbox, sebuah kontainer yang dapat digunakan untuk mengelompokkan komponen-komponen lain seperti radio button, checkbox, dan sebagainya.
  15. Radiogroup, merupakan kombinasi dari groupbox yang didesain untuk membuat sekelompok radiobutton.
  16. Panel, sebuah kontainer yang dapat digunakan untuk membuat status bar, toolbar, dan tool palette.
  17. Actionlist, komponen yang berisi daftar action yang digunakan bersama-sama dengan komponen dan kontrol seperti item menu dan button.
  18. Chart , Data-data yang telah kita analisa, dapat kita tampilkan ke dalam grafik, sehinga memudahkan kita untuk menganalisanya. 
  19. Stringgrid , Stringgrid berguna untuk menaruh data string kedalam bentuk kolom tabel, seperti pada Excel. Kita harus mengubah type data ke dalam bentuk string bila data yang ingin kita tampilkan data bukan string. 
  20. Media Player , Biasa digunakan untuk mennyalakan atau memainkan musik (format wav atau midi) dan menjalankan film (format avi).
  21. Timer, Timer berfungsi sebagai jam yang telah disediakan Delphi. Dengan timer kita juga dapat mendecode time, sehingga dapat terjadi akusisi data.
  22. Clientsocket , Digunakan di client pada saat koneksi ke server. 
  23. Serversocket, Digunakan di server, yang akan menyediakan layanan koneksi ke client.

Gambar Component Palette
Semoga Mengenal Component Palette pada Program Delphi Bermanfaat Buat Bahan Pembelajaran


Post a Comment for "Mengenal Component Palette pada Program Delphi"