Akibat Perang Dunia Ke II dibidang Ekonomi

Akibat Perang Dunia Ke II dibidang Ekonomi. Terjadinnya Perang Dunia Ke II dilatarbelakangi oleh beberapa peristiwa. Seperti halnya perang dunia I perang dunia ke II yang mencatat kerugian besar bagi negara-negara dieropa, asia fasifik dan tempat-tempat lain.

Namun Setelah Perang Dunia II berakhir, maka perekonomian dunia mengalami kekacauan. memengaruhi negara-negara yang sedang kesulitan khususnya dalam bidang ekonomi. Ketika itu banyak negara yang membutuhkan bantuan ekonomi untuk memperbaiki negaranya Maka Amerika tampil sebagai negara kreditor bagi negara-negara di luar pengaruh Uni Soviet. Dengan memberikan bantuan sehingga mampu membuat kedudukan Amerika menjadi kuat sebab berhasil menciptakan ketergantungan negara peminjam pada Amerika. Oleh karena itu, dibuatlah beberapa program untuk menyalurkan bantuan berupa kredit, seperti: 

  1. Marshall Plan dibentuk untuk memberikan bantuan ekonomi dan militer untuk membangun kembali Eropa. 
  2. Truman Doctrine bertujuan memberikan bantuan ekonomi dan militer kepada Yunani dan Turki. 
  3. Point Four Truman bertujuan memberikan bantuan ekonomi dan militer kepada negara-negara yang masih terbelakang. 
  4. Colombo Plan merupakan program kerja sama pembangunan ekonomi dan kebudayaan di Asia Pasifik 
Akibat Perang Dunia Ke II Dibidang Ekonomi. Sektor-sektor ekonomi dunia mengalami kerusakan, Sarana dan prasarana kehidupan seperti gedung, jembatan, jalan raya, perumahan dan sebagainya hancur Negara-negara di Eropa Timur yang tidak mendapatkan bantuan Marshall Plan karena berhaluan komunis sehingga dampaknya pembangunan ekonomi di Eropa Timur tidak secepat pembangunan ekonomi di Eropa Barat sebab seluruh aktivitas perekonomian diatur dan dikuasai oleh negara (berpusat pada pemerintah). Seluruh industri dimiliki dan dioperasikan oleh pemerintah, pertanian diatur menurut pola pertanian pemerintah dimana hanya sebagian kecil tanah pertanian yang boleh dimiliki secara pribadi.

Akibat Perang Dunia Ke II dibidang Ekonomi

Negara-negara Eropa Timur membangun perekonomian dengan pola Uni Soviet dan prinsip ekonomi komunisme, yaitu melaksanakan pembangunan perekonomian jangka pendek yang dilanjutkan dengan program jangka panjang.

Perkembangan ekonomi negara yang berada di luar Eropa juga mengalami kemerosotan sebab sistem perekonomian mereka sebelum Perang Dunia II terjadi lebih banyak tergantung pada negara-negara Eropa yang memiliki jajahan di Asia, Afrika, dan Amerika. Setelah Perang Dunia II hubungan antara negara-negara Eropa dengan negara jajahan menjadi terputus.

Negara-negara jajahan melepaskan diri dan menjadi negara merdeka serta berusaha membangun perekonomiannya sendiri atau dengan bantuan negara lain sehingga tidak dapat membangun perekonomiannya dengan cepat.

Negara-negara di luar Eropa terjerat utang untuk membangun perekonomian sehingga perkembangan perekonomiannya tidak secepat negara-negara Eropa Barat.

Jerman dan Jepang tumbuh kembali sebagai negara industri, setelah memperoleh bantuan modal dari Amerika Serikat.

Di bentuklah dua badan ekonomi dunia sebagai perwujudan perkembangan sistem ekonomi kapitalis yaitu IMF (International Monetary Fund) dan Bank Dunia (World Bank).

Tugas kedua badan tersebut adalah memberi dan menyalurkan bantuan keuangan kepada negara agar dapat melakukan rekonstruksi dan pembangunan ekonomi negaranya.

Sumber
history1978.wordpress.com.

0 Response to "Akibat Perang Dunia Ke II dibidang Ekonomi"

Post a Comment